Replacement of domain www.ui.edu to www.ui.ac.id

May 14th, 2009 by khantiviro88

I. formally form :

Dear Sir,
Greetings from the university of Indonesia.
I would like to inform you that from 1 May 2009, the University of
Indonesia (Universitas Indonesia) will close its old web web domain of
www.ui.edu. We are using the www.ui.ac.id as our formal web site, based on

the consideration that we use Indonesia (id) domain.

We notice that in your web you have a link to our domain and would be very
grateful if you could change the link in your web to www.ui.ac.id to point

to our university.
We appreciate you eagerness to collaborate with us, and look forward for
further collaborative work with University of Indonesia’s member.
if you have any problem, please send your problem to wahyudi62@ui.ac.id. thanks for your attention. 

Warm Regards
Wahyudi

II. tulisan gw

huhuhu…akhirnya setelah sekian lama menganut paham dualisme antara ui.ac.id dan ui.edu, sekarang UI telah memiliki single domain yaitu ui.ac.id. kata terakhir perlu digarisbawahi dan diingat selalu, bahwa saat ini domain name UI bukanlah ui.edu lagi malainkan ui.ac.id. penggantian ini belum lama terjadi dan saat ini masih dalam tahap sosialisai kepada rekan-rekan mahasiswa/i, staff-staff UI, dosen, pembimbing, pegawai, alumni maupun seluruh keluarga besar civitas academica Universitas Indonesia. marilah mulai saat ini, jikalau ada link-link di website, sosial networking, milis atau segala bentuk media komunikasi yang masih menyertakan linkdomain UI harap segera menggantinya dengan domain name .ui.ac.id. jikalau link yang disertakan tidak dapa diakses atau bermasalah, dapat menghubungi ppsi.ui.ac.id, atau mengirimkan email ke wahyudi62@ui.ac.id. juga dihimbau kepada seluruh pengguna milis maupun social networking lain seperti facebook, friendster, tagged, dan lainnya dapat menyebarkan informasi ini melalui jaringan tersebut. terimakasih atas perhatiannya.

Salam Hangat
Wahyudi


senangnya hatiku…warna-warni friendsterku…

October 28th, 2008 by khantiviro88

FRIENDSTERKU…OH…FRIENDSTERKU

senang rasanya karena sekarang friendster gw lebih menarik tampilannya, ga seperti dolo yang cupu abis (karena jarang banget gw jamah juga sih). entah gara-gara nih friendster gw yang cupu atau sebagian besar temen yg gw add udah lupa ma gw, tapi masih ada aja yang pending add gw, padahal gw udah nunggu lama ampe bt…o ya semester 5 ini adalah semester tersibuk gw. entah mengapa padahal gw cuma ambil 18 sks doang (kayaknya 18 sks di fasilkom = 20-an sks di fak lain deh…hehe jgn ad yg tersinggung ya, peace…). udah ada tugas kuliah, urusan kerjaan (ngajar), keluarga bahkan di tempat ibadah gw juga. padahal rencananya gw pengen fokus di akademis khusus pada semester ini, tapi entah mengapa begitu banyak urusan yang tidak bisa gw tinggalkan.

urusan terbesar yang sedang gw hadapi saat ini adalah persiapan menjadi ketua KMBUI. wow…keliatannya complicated bgt sih. ga cuma gw harus belajar bertanggungjawab, me-manage (baik waktu, tenaga maupun resource di lingkungan KMBUI) tetapi gw juga harus siap mental. ada yang bilang dengan berada di puncak kepemimpinan (jadi ketua pastinya) kita bisa melakukan perubahan. pengen sih melakukan perubahan, tapi kayaknya semangat dan capability gw untuk merubah orang lain masih kurang. sedangkan mengurus dan merubah diri sendiri ke jalan yang benar aja masih sulit (halah…).

sebenarnya gw masih berat untuk menjadi ketua karena gw terus terang berat dengan orang tua gw. bagaimanapun juga sebagai anak pertama seharusnya skrg gw udah bisa membantu (perekonomian) keluarga. namun, dengan konsekuensi gw menjadi ketua gw otomatis mengesampingkan kepentingan ortu gw untuk mengatur kepentingan orang lain dan orang banyak tentunya. mana yang harus gw pilih? pernah suatu hari ketika ortu gw pergi ke warung untuk “mengambil” barang-barang bahan membuat kue yang biasa ortu gw kerjakan sebagai mata pencaharian utama keluarga, kemudian pemilik warung bertanya “memang anaknya belum kerja ya, bu?” begitu ortu gw cerita ini ke gw, kontan perasaan gw campur aduk saat itu. antara malu dan sedih bercampur menjadi satu. dan lo tau apa yang ortu gw jawab waktu itu, “anak saya masih kuliah, bu”. langsung gw rasakan “tampolan” telak ke arah gw dan seketika itu pula muncul pikiran, kenapa gw harus kuliah? namun, gw sadar apa yang telah kita lakukan dan kita peroleh tidak sepatutnya disesali karena apa yang kita terima adalah buah dari apa yang telah kita lakukan sebelumnya baik di kehidupan saat ini maupun kehidupan yang lalu.

menghias friendster ini sebenarnya gw lakukan sebagai salah satu pelepasan gw terhadap masalah yang gw hadapi. dan begitu pula dengan blog ini, gw tulis karena tersadarkan dari perkataan seseorang. semoga gw bisa menyelesaikan masalah ini dan mempercantik kehidupan gw seperti halnya gw mempercantik tampilan friendster gw. thanks untuk semua yang berkontribusi mempercantik FS gw dengan men-share applications yang imut2 dan lucu, kaya gw, gw suka dan gw akan pake. dan tentunya thanks untuk semua orang yang men-support gw selama ini baik dalam kuliah maupun di luar kuliah….

duka anak numpang

March 9th, 2007 by khantiviro88

yah…seperti yang udah gw ceritain sebelumnya bahwa sebenarnya gw tinggal numpang di rumah nenek gw tapi nenek ini bukanlah asli nenek kandung gw. yang pengen gw ceritain di sini bagaimana perasaan gw selama tinggal di rumah nenek gw ini. gw tinggal di sini udah lebih dari 8 tahun tapi gw ga pernah ngerasain yang namanya  kehangatan hidup sebagai sebuah keluarga. gw hidup bersama keluarga tapi ga ngerasain keluarga gw ngedampingin gw baik suka maupun duka. apalagi apa yang gw baru rasain semalem (ga cuma malem itu doang sih, sebenernya gw udah sering ngerasainnya). jadi ceritanya waktu itu gw harus pulang malem gara-gara ngerjain tugas dadakan kuliah gw, dan ini bukan yang pertama kalinya gw pulang malem. udah gitu sesampainya di rumah pintu udah dikunci dan gw liat ke dalem di situ ada saudara gw lagi duduk di luar. gw minta tolong untuk bukain pintunya. tapi kayaknya saudara gw itu nggak seneng dan emang kalo gw pulang malem saudara gw yang satu ini yang selalu marah dan bentak-bentak gw. lo tahu bagaimana rasanya dimarahin di saat capek dan pikiran kalut. goooooooonnnnnnnnnnnnnnndooook bageet rasanya!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! dan dia bilang "TIDUR AJA DI RUMAH TEMEN LO" dan dari mulutnya juga terucap "ANJINGGGG", "NGENTOT" dan segala sumpah serapah yang layaknya nganggep gw layaknya musuhnya. dia plototin gw  dan perasaan gw pun nggak enak. dia yang mancing-mancing emosi nenek gw kalo gw  kemaren pulang siang-siang gara-gara ada maunya. astaga bisanya di saat-saat seperti itu saudara gw berpikiran sejahat itu???? padahal tak sedikitpun gw punya bayangan pikiran seperti itu. udah gitu gw dibilang nggak ada bantunya di rumah.ya emang yang namanya orang sibuk pastinya nggak bisa bantu banyak di rumah, apalagi tugas kuliah gw juga lagi banyak. padahal setiap kali gw disuruh gw ga pernah nolak, gw nurut dan waktu libur pun gw ga langsung pulang ke rumah ortu gw di Tangerang. tapi tetep aja di matanya dia gw itu sampah.
yah itulah sepenggal sharing gw tentang hidup gw yang kelam meskipun gw tahu ada banyak orang di luar sana yang nasibnya mungkin lebih menderita dibandingkan gw. gw hanya bisa berharap smoga gw dan rekan-rekan yang senasib dengan gw dapat cepat terbebas dari penderitaan ini.

kerinduan seorang anak yang jauh dari orang tua

November 3rd, 2006 by khantiviro88

hai, gw khantiviro, gw tinggal di Jakarta sudah lama juga sih dari gw kelas 5 sd. sebelumnya gw tinggal di Yogya bersama kedua ortu gw. tapi karena rumah di sana dijual so, gw beserta keluarga harus hijrah ke Jakarta. ternyata terjadi hal yang kurang menyenangkan buat gw, gw harus tinggal bersama nenek dan kakek di Jakarta sedangkan ortu gw waktu itu untuk sementara tinggal di rumah nenek gw di Bekasi (yang sekarang sudah dijual). waktu itu mama berinisiatif untuk meminta uang hasil penjualan rumah Jogja kepada nenek gw dengan membelikan rumah (sekarang di daerah Tangerang). untungnya mama mempunyai inisiatif ini sehingga kami dapat memiliki tempat tinggal klo enggak nggak tau dah apa jadinya. dan dari sini dimulailah kehidupan gw yang jauh dari ortu. pertama-tam sih pastinya rasa kangen itu ada. gw suka ngarep-ngarep klo mama nggak jemput ke Jakarta. dan cerita sedih gw pun dimulai di sini.

to be continue………….